Monday, 2 May 2016

Pengambilan Sampel (Sampling)



Sampel berasal dari bahasa Inggris “sample” yang artinya sampel atau contoh, yaitu  sebagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi. Ronald (1995) mendefinisikan sampel adalah suatu himpunan bagian dari populasi.Sampel adalah sebagian dari lot atau populasi. Artinya tidak akan ada sampel jika tidak ada populasi. Populasi adalah keseluruhan elemen atau unsur yang akan kita teliti.  Kesimpulan dari populasi yang mendekati kebenaran diawali dengan pengambilan sampel yang benar.  

Sunday, 1 May 2016

MEMANFAATKAN RESIN

Sudah mencoba kreasi dengan resin??
Jangan langsung buat produk yang besar, buat yang kecil-kecil dulu, seperti tempelan magnet untuk lemari es, jepitan memo, gantungan kunci, dan yang kecil-kecil lainnya.
Cara membuatnya juga tidak sesulit kita kira, paling hanya sedikit telaten saja, semua materialnya juga bisa beli di satu tempat (Toko kimia)

Resin dijual dengan bentuk cair. Dan terdapat dua jenis resin, resin butek (keruh) dan resin bening. Sebelum diolah, resin harus dicampur dengan KATALIS sehingga dapat mengeras dengan perbandingan katalis dan resin 1:10. Untuk dapat mengeras memerlukan waktu kurang lebih 30-45 menit (tergantung suhu ruang, makin dingin makin lama). Katalis dapat di perbanyak menjadi 2:10 atau 3:10 sehingga pengerasannya akan lebih cepat, akan tetapi biasanya hasil cetakannya menyusut atau bahkan bisa pecah. Untuk campuran katalis ideal tepatnya kurang tahu juga, bisa ditanya kepenjualnya ^^


SIMBOL BAHAN KIMIA

Simbol bahaya digunakan untuk pelabelan bahan-bahan berbahaya menurut Peraturan tentang Bahan Berbahaya (Ordinance on Hazardeous Substances). Peraturan tentang Bahan Berbahaya (Ordinance on Hazardeous Substances) adalah suatu aturan untuk melindungi/menjaga bahan-bahan berbahaya dan terutama terdiri dari bidang keselamatan kerja. Arah Peraturan tentang Bahan Berbahaya (Ordinance on Hazardeous Substances) untuk klasifikasi, pengepakan dan pelabelan bahan kimia adalah valid untuk semua bidang, area dan aplikasi, dan tentu saja, juga untuk lingkungan, perlindungan konsumer dan kesehatan manusia.

Simbol bahaya adalah piktogram dengan tanda hitam pada latar belakang oranye, kategori bahaya untuk bahan dan formulasi ditandai dengan simbol bahaya, yang terbagi dalam :

• Resiko kebakaran dan ledakan (sifat fisika-kimia)
• Resiko kesehatan (sifat toksikologi) atau
• Kombinasi dari keduanya.

SIMBOL BAHAN KIMIA

Simbol bahaya digunakan untuk pelabelan bahan-bahan berbahaya menurut Peraturan tentang Bahan Berbahaya (Ordinance on Hazardeous Substances). Peraturan tentang Bahan Berbahaya (Ordinance on Hazardeous Substances) adalah suatu aturan untuk melindungi/menjaga bahan-bahan berbahaya dan terutama terdiri dari bidang keselamatan kerja. Arah Peraturan tentang Bahan Berbahaya (Ordinance on Hazardeous Substances) untuk klasifikasi, pengepakan dan pelabelan bahan kimia adalah valid untuk semua bidang, area dan aplikasi, dan tentu saja, juga untuk lingkungan, perlindungan konsumer dan kesehatan manusia.

Simbol bahaya adalah piktogram dengan tanda hitam pada latar belakang oranye, kategori bahaya untuk bahan dan formulasi ditandai dengan simbol bahaya, yang terbagi dalam :

• Resiko kebakaran dan ledakan (sifat fisika-kimia)
• Resiko kesehatan (sifat toksikologi) atau
• Kombinasi dari keduanya.

Saturday, 30 April 2016

Prakerin 2015-2016

Siswa Siswi SMK Analis Kimia YPPT saat ini sedang melaksanakan kegiatan Praktek Kerja Industri
Nama nama Dunia Usha dan Dunia Industri Tempat Siswa SMK Analis Kimia YPPT Melaksanakan Praktek Kerja Industri :
1. Institut Teknologi Bandung ( ITB )
2. Balai Besar Bahan dan Barang Teknik ( B4T )
3. Puskesmas Se Kabupaten Majalengka
4. PDAM Kab Majalengka
5. dll

Selamat Yang buat Kelas 11 SMK Analis KImia Semoga kembali ke sekolah mendapatkan ilmu yang bermanfaat buat masa depan kalian setelah lulus dari sekolah...........

Analisis pada Timbal (Pb)



Timbal adalah suatu unsur kimia yang terdapat pada golongan IV A dan periode ke enam pada tabel periodik. Timbal yang diberi lambang Pb yang merupakan singkatan dari bahasa Latinnya, yaitu plumbum. Timbal memiliki nomor atom 82 dan nomor massa 207,2. Timbal merupakan logam berwarna abu-abu, mempunyai massa jenis yang sangat tinggi yaitu 11,34 g/cm3, jauh lebih tinggi daripada massa jenis tertinggi bagi logam transisi pertama yaitu 8,92 g/cm3 untuk tembaga.
Timbal termasuk dalam deret kimia logam miskin karena terletak pada blok p, terjadi antara metaloid dan logam transisi. Lebih elektropositif dari logam transisi, tetapi kurang dibanding logam alkali dan logam alkali tanah. Titik leleh dan titik didih mereka biasanya lebih rendah dibanding dari logam transisi dan biasanya lebih lunak.
Sejak awal, timbal dipergunakan untuk mendongkrak nilai oktan bensin sehingga dikenal dengan bensin bertimbal (premium dan premix). Namun, akhirnya diketahui bahwa timbal sangat berbahaya bagi kesehatan manusia karena unsur ini beracun dan mengganggu kesehatan.
Timbal, yang dikenal oleh orang Romawi sebagai plumbum nigrum, dan kita mengenalnya timah hitam mempunyai bilangan oksidasi utama +2 yang tidak terlibat dalam pembentukan ikatan dan +4. Reduksi Pb(IV) menjadi Pb(II) cukup besar (E0 = + 1.5 V).

Selamat buat mamay, tia tamarin dan 11M udah Ujian Nasional


Friday, 15 April 2011

UNTUK MU KELAS XI ANALIS KIMIA YPPT

Dalam kegiatan Prakter kerja industri jangan lupa kalian minta informasi tentang propil perusahaan sehingga memudahkan dalam proses penulisan laporan nama nama siswa yang prakerin nya ada sbb :
link "read more",

Make Money Online : http://ow.ly/KNICZ

Sunday, 3 April 2011

GRAVIMETRI


GRAVIMETRI
Analisis gravimetri adalah proses isolasi dan pengukuran berat suatu unsur atau senyawa tertentu. Bagian terbesar dari penentuan senyawa gravimetri meliputi transformasi unsur atau radikal senyawa murni stabil yang dapat segera diubah menjadi bentuk yang dapat ditimbang dengan teliti. Berat unsur dapat dihitung berdasarkan rumus senyawa dan berat atom unsur – unsur atau senyawa yang dikandung dilakukan dengan berbagai cara, seperti : metode pengendapan; metode penguapan; metode elektroanalisis; atau berbagai macam cara lainya. Pada prakteknya 2 metode pertama adalah yang terpenting, metode gravimetri memakan waktu yang cukup lama, adanya pengotor pada konstituen dapat diuji dan bila perlu faktor – faktor pengoreksi dapat digunakan (Khopkar,1999).
Gravimetri adalah pemeriksaan jumlah zat dengan cara penimbangan hasil reaksi pengendapan. Gravimetri merupakan pemeriksaan jumlah zat yang paling tua dan paling sederhana dibandingkan dengan cara pemeriksaan kimia lainnya. Kesederhaan itu kelihatan karena dalam gravimetri jumlah zat ditentukan dengan cara menimbang langsung massa zat yang dipisahkan dari zat-zat lain (Rivai,1994).

PENGERTIAN GRAVIMETRI


GRAVIMETRI
Analisis gravimetri adalah proses isolasi dan pengukuran berat suatu unsur atau senyawa tertentu. Bagian terbesar dari penentuan senyawa gravimetri meliputi transformasi unsur atau radikal senyawa murni stabil yang dapat segera diubah menjadi bentuk yang dapat ditimbang dengan teliti. Berat unsur dapat dihitung berdasarkan rumus senyawa dan berat atom unsur – unsur atau senyawa yang dikandung dilakukan dengan berbagai cara, seperti : metode pengendapan; metode penguapan; metode elektroanalisis; atau berbagai macam cara lainya. Pada prakteknya 2 metode pertama adalah yang terpenting, metode gravimetri memakan waktu yang cukup lama, adanya pengotor pada konstituen dapat diuji dan bila perlu faktor – faktor pengoreksi dapat digunakan (Khopkar,1999).
Gravimetri adalah pemeriksaan jumlah zat dengan cara penimbangan hasil reaksi pengendapan. Gravimetri merupakan pemeriksaan jumlah zat yang paling tua dan paling sederhana dibandingkan dengan cara pemeriksaan kimia lainnya. Kesederhaan itu kelihatan karena dalam gravimetri jumlah zat ditentukan dengan cara menimbang langsung massa zat yang dipisahkan dari zat-zat lain (Rivai,1994).